13 Sifat Perempuan yang nggak disukai laki-laki

basmallah2

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Setelah sebelumnya Karafuru San menyampaikan tentang 13 Sifat Laki-laki yang nggak disukai perempuan, sekarang giliran sebaliknya, 13 Sifat Perempuan yang nggak disukai laki-laki… Tengok, yuk!

Pertama, perempuan yang kelaki-lakian

Perempuan tipe ini menempati urutan pertama dari sifat yang paling nggak disukai laki-laki. Padahal banyak perempuan yang berkeyakinan bahwa laki-laki itu menyukai perempuan “yang memiliki sifat perkasa”. Padahal justru sebaliknya, hampir semua laki-laki mengatakan kalau perempuan seperti ini telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah.

Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan lisannya

Tipe perempuan ini menempati urutan kedua dari sifat yang nggak disukai laki-laki, karena perempuan yang banyak omong dan nggak memberi kesempatan orang lain untuk berbicara, menyampaikan pendapatnya, kebanyakan lebih banyak memaksa dan egois. Padahal, ada kalanya laki-laki ingin agar perempuan yang ada di depannya bisa menjadi pendengar yang baik saat dia berbicara…

Ketiga, perempuan materialistis

Sifat ini sebetulnya adalah sifat dasar perempuan yang nggak bisa dipungkiri. Cuma, mungkin perlu dibatasi aja. Soalnya tipe perempuan yang orientasi hidupnya hanya kebendaan dan materi, yang segala sesuatunya dinilai dengan harga dan uang nggak disukai kebanyakan laki-laki.

Keempat, perempuan pemalas

Hm… Kalau perempuan pemalas, gimana laki-lakinya? Padahal secara alamiyah, perempuan seharusnya lebih giat, lho…

Kelima, perempuan bodoh

Eits! Sabar… Maksud bodoh di sini adalah tipe perempuan yang nggak punya pendapat saat dibutuhkan, juga nggak punya ide dan hanya bersikap pasif. Hm… Kesimpulannya perempuan yang pintar itu adalah perempuan yang ‘berbicara’ pada saat yang tepat. (betul?)

Keenam, perempuan pembohong


Tipe perempuan yang nggak bisa dipercaya, suka berbohong, nggak berkata sebenarnya, (baik menyangkut masalah serius, besar atau masalah sepele dan remah sekalipun) AMAT NGGAK DISUKAI laki-laki. Kenapa? Soalnya Nggak ada yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya…

Ketujuh, perempuan yang mengaku serba hebat

Hati-hati, saat seorang perempuan bersikap merasa lebih hebat, itu biasanya yang menjadi penyebab rusaknya hubungan (mulai dari persahabat sampai pernikahan) antara dia dan laki-laki yang dikenalnya.

Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau kalah dengan suaminya

Tipe perempuan yang ini selalu menunjukkan kekuatan fisiknya setiap saat. Hm… Mau jadi rambowati, ya? ^_^!

Kesembilan, perempuan yang iri dengan perempuan lainnya.

Adalah tipe perempuan yang selalu menjelekkan perempuan lain. Hm… Ada kaitannya dengan lidah juga, karena biasanya kalau seorang perempuan kurang suka dengan orang lain, ia cenderung untuk membagi kisah itu dengan yang lain… Ini kurang disukai laki-laki…

Kesepuluh, perempuan murahan

Tipe perempuan pasaran yang mengumbar omongannya, perilakunya, menggadaikan kehormatan dan kepribadiannya di tengah-tengah masyarakat. Padahal perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan sebaliknya… (Wah, ini sudah menyangkut masalah pernikahan! ^_^!)

Kesebelas, perempuan yang mudah menangis

Tipe perempuan seperti ini banyak menangis yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi (biasanya) nggak enak dengan sikap cengengnya.

Keduabelas, perempuan pencemburu yang berlebihan

Sifat ini bisa menyebabkan suasana rumah tangga (buat yang udah…) berada dalam perselisihan, persengketaan tak berkesudahan. (Terus buat yang belum? Tenang… Lumayan, bonus ilmu! ^_^!)

Ketigabelas, perempuan fanatis

Model perempuan yang nggak mau menerima perubahan, nasehat dan masukan walaupun benar. Mungkin termasuk keras kepala, kali, ya…

Yah, apapun itu, semoga sikap seperti ini bisa dihindari oleh perempuan-perempuan yang ingin menjadi lebih baik setiap harinya…

(Sumber referensi : Kebunhikmah, dakwatuna)

13 Sifat Laki-laki Yang Nggak Disukai Perempuan

basmallah2

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Apa aja sih sifat kaum adam yang nggak disukai perempuan? Tengok, yuk! Barangkali bisa memperbaiki keadaan (keadaan apa, ya…? ^_^!)

Pertama, Nggak Punya Visi

Kebanyakan kaum wanita menyukai laki-laki yang mempunyai visi, khususnya visi hidup yang jelas. Kenapa musti visi hidup? Itu yang membuatnya tertarik terutama kalau memiliki visi hidup yang nggak jauh berbeda.

Kedua, Kasar

Hati seorang wanita bagaikan tulang rusuk yang bengkok. Kalau dicoba diluruskan justru malah bakal patah. Makanya yang dibutuhkan bukanlah paksaan secara kasar, melainkan kehalusan.

Ketiga, Sombong

Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Semua wanita biasanya nggak suka kalau berbicara dengan laki-laki yang menyombongkan dirinya…

Keempat, Tertutup

Seandainya bertanya ke laki-laki, seorang wanita nggak suka kalau dijawab dengan jawaban yang ngambang, atau malah jawaban yang nggak jadi dikeluarkan. Karena pada dasarnya wanita lebih menyukai kejujuran dan keterbukaan.

Kelima, Plinplan

Setiap wanita akan lebih nyaman untuk berbicara dengan laki-laki yang mempunyai pendirian, bukan yang plinplan. Tetapi ingat, bukan juga diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama bisa bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Kalau dalam bahasa gaulnya (cailaah…) ‘Arrijaalu qawwamuun alan nisaa’.

Keenam, Pembohong

Kalau liat di TV, Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Nggak mau jujur atas perbuatannya. Ingat, Bung! Sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah hal yang paling dibenci kaum hawa. So, hati-hati dengan perkataan…

Ketujuh, Cengeng

Ssst… Wanita itu lebih menyukai laki-laki penuh semangat dan nggak kenal lelah. Lebih dari itu tabah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Kedelapan, Pengecut

Wanita sangat nggak menyukai sifat pengecut. mereka lebih menyukai sifat pemberani, apalagi dengan tantangan hidup yang menuntut keberanian. Cuma, keberanian di sini bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.

Kesembilan, Pemalas

Malas telah membuat seseorang jadi nggak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan. Kalau dalam kehidupan rumah tangga (katanya) si malas ini sering banget membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit. Makanya, di zaman yang udah serba susah (dan katanya bakal makin susah) ini, jelas, pemalas bakal jauh tertinggal…

Kesepuluh, Cuek Pada Keluarga

Kebanyakan wanita menyukai laki-laki yang mencintai keluarganya, karena dari sana, mereka si laki-laki bisa belajar bagaimana menerapkan sisi emosional yang sejatinya nggak dimiliki (secara, laki-laki kan lebih banyak menggunakan insting dan pemikiran dibanding perasaan… Tul?)

Kesebelas, Menang Sendiri

Hm… Percaya, nggak, Wanita lebih menyukai kalau laki-laki dijadikan sebagai tempat mencurahkan isi hatinya, dibanding wanita lain, lho! Kenapa? Karena tingkat lapang dada seorang laki-laki dalam mendengar dan memberi komentar jauh lebih rumit. Buat kaum hawa adalah anugerah yang luar biasa saat menemukan laki-laki yang bersikap perhatian dengan penuh kebapakan. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api. (Hm… Kayaknya yang ini lebih aplikatif di rumah tangga, ya?)

Keduabelas, Jarang Komunikasi

‘Perhatian’ adalah kata mutlak yang dibutuhkan wanita. Tanpa itu… hm… jangan harap deh…

Ketigabelas, Tidak Rapi dan Tidak Harum

Ingat, Bro, wanita identik dengan kerapian. Mereka juga sangat menyukai keindahan. Apalagi kerapian bagian dari keimanan. Wanita amat nggak enak kalau di dekatnya ada laki-laki yang kumal, dekil, bau, dan nggak rapi (kayak nggak terurus).

So… Apa dari ketiga belas itu ada sifat yang kita punya?

(sumber referensi : kebunhikmah, dakwatuna)

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

padang bunga

Trik Terbaik Untuk Bisa Berubah

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Untuk bisa berubah dari suatu sosok ke sosok lain (yang lebih baik) bukan suatu hal yang gampang. Kadang saat kita merasa berhasil, justru setelah itu kita malah kembali ke sosok sebelumnya. Beberapa kenalan juga merasakan kesulitan saat pengen berubah dari kebiasaan (contohnya) menulis kalimat-kalimat bersayap alias yang maknanya banyak, merokok, berperilaku seperti anak kecil (kurang dewasa), dsb. Tapi… Asal tau triknya, semua itu bisa dilakukan, kok…

Ada tujuh trik (tantangan) yang musti dilewati saat kita ingin berubah…

1. Pola pikir

Pola pikir ini bakal terbentuk saat kita yakin suatu hal yang biasa kita lakukan adalah benar atau salah. Kadang dibutuhkan pemahaman dari sudut pandang yang berbeda. Saat hati kita setuju dengan pendapat orang di sekitar kita, itulah pola pikir kita. Tipsnya : tanyakan pada hati nurani, keluarga, dan teman kita, apakah hal itu baik atau nggak. Hati-hati! Apa yang biasa kita lihat, dengar, dan rasakan SANGAT memengaruhi pola pikir kita!

2. Memori

Saat kita yakin suatu hal benar atau salah, tanamkan itu dalam memori kita. Tipsnya : visualisasikan apa perubahan yang ingin kita tuju dengan cara (misalnya) menempel sebuah gambar yang menggambarkan kondisi perubahan yang ingin kita tuju di tempat yang sering kita tempati (contoh : di kamar)

3. Gagasan/niat

Sehebat apapun keinginan kita untuk berubah, kalau cuma terlintas di kepala doank, percuma! Harus ada niat! Masih ingat kata Bang Napi? Kejahatan aja nggak bakal terjadi kalo nggak ada niat. Apalagi arah menuju perubahan… Tipsnya : Asupan ke memori musti kuat dulu…

4. Tekad

Beda niat dengan tekad ada pada seberapa mau kita berusaha untuk menuju ke arah perubahan. Jika terlintas di benak kita suatu perubahan dan ingin menuju ke arah situ, itulah niat. Tapi kalau ditambah adanya pemikiran ‘bagaimana caranya ke arah situ?’, itulah tekad. Tipsnya, minta bantuan orang-orang yang ada di sekitar kita yang bisa membantu ke arah perubahan itu untuk terus mengingatkan. Karena tanpa mereka, sebuah tekad bisa luntur, lho!!!

5. Tindakan

No Action Plan Only (nggak ada tindakan, cuma niat doank) adalah hal yang nggak masuk akal. Bagaimanapun juga Sang Maha Pencipta nggak akan mengubah seseorang jika orang itu nggak mau mengubah dirinya sendiri dan nggak ada tindakan. Tipsnya, jangan menunggu untuk berubah. Semakin lama nunggu, semakin besar waktu yang kita buang hanya untuk menunggu hal yang nggak pasti. Do it right now!

6. Tingkah laku

Tindakan yang cuma dilakukan sekali masih belum bisa mengubah kita. Tindakan itu harus dilakukan berulang kali agar menjadi sebuah tingkah laku. Tipsnya, lakukan hal yang menuju ke arah perubahan yang kita inginkan selama minimal tiga minggu berturut-turut. Insya Allah bisa menjadi tingkah laku.

7. Karakter

Tingkah laku inilah yang nantinya akan menjadi karakter kita. Saat orang-orang yang ada di sekitar kita bilang, “Lho! Kok kamu jadi kayak gini?” atau “Wah! Tumben jadi kayak gini!” atau kalimat lainnya yang sejenis, saat itulah karakter perubahanmu telah terbentuk. Tipsnya, pertahankan!

 

Ketujuh tantangan di atas harus dilewati secara bertahap agar perubahan itu ada.

Kita coba, yuk! Demi sebuah perubahan ke arah yang lebih baik!

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.