Pe-eR, untuk Karafuru San dan Sahabat Karafuru

basmallah2

Assalamu’alaykum…

Setelah hibernasi sekian lama (akibat mengamati perkembangan Palestine-Israel ditambah liburan kuliah), akhirnya Karafuru San kembali lagi…

Eh, pas kembali malah dikasih Pe-eR sama Teh Indah… Setelah ngejawab sambil nge-googling, akhirnya pertanyaan-pertanyaan tersebut berhasil Karafuru San selesaikan… Ini dia:

Task : The rules are simple. Use google image to search the answers to the quetions below. Then you must choose a picture in the first page of results, and post it as your answer. After that tag 7 people.

Karafuru’s Answers :

#the age of next birthday

20Si Bendera berusia 20 ini sedang berjalan menembus pepohonan. Tapi nggak tau bakal berhenti di mana…

#A place I’d like to travel

tabriz_iran1Tabriz, Iran, tempat di mana dua tokoh dalam tulisanku (Semerbak Kesturi yang Terinjak) bertemu…

#A favourite place

a-new-heavenNowhere else, but heaven… The place I should be…

#A favourite food

ayam-bakar-kecapAyam bakar… Ngeliatnya aja udah bikin pengen makan gambarnya!!!

#A favourite thing

samsung-yp-u3Benda yang bisa temani sambil menghafal surat Al-Quran, mendengar MQFM (walau sekarang nggak bisa… T_T), berlatih nasyid…

Pengen banget warna putih, hijau, atau biru… Tapi yang ada cuma warna hitam… MP3 terbaik yang pernah Karafuru San punya…

#A favourite color

blue_and_green_feather with white background

Hijau, biru, dan putih adalah tiga unsur warna yang saling melengkapi…

#A city I was born

masjid-ciamisCiamis, tempat di mana suatu hari nanti akan muncul sebuah perubahan yang bisa mengguncangkan dunia! (Amiiin)

#A city that I have lived in

gedung sateBandung, sang ibukota Provinsi Jawa Barat…

#A nickname I had

karafuruKarafuru San… That’s what I call myself in Karafuru World…

#College Major

Karafuru San loves elektroHere I am…

#Name of my love

allahSedang berusaha mencintai-Nya sepenuhnya… Walau kadang terasa sangat sulit…

#A bad habit

menyesalTerjatuh, sakit, dan menyesal… Tapi hal itu selalu terulang… Takut seandainya lingkaran itu berhenti sebelum menginjak masa ‘menyesal’…

#A hobby

menulisLagu, puisi, kisah, cerita, mengalun huruf demi huruf (termasuk tulisan yang Sahabat Karafuru baca saat ini)…. Semua itu bermula dari tangan yang Ia berikan…

#wishlist

Semua harapan, sebagian gambarnya sudah ada di atas… Jadi, nggak usah ditampilkan lagi, ya! Kalau mau tau 100listofKarafuruSan, tunggu tanggal mainnya… ^_^!

Alhamdulillah Pe-eR selesai!!!!

Selanjutnya, buat 10 orang yang terpilih secara acak berikut, silakan buat… Met ngerjain, ya…

1. Andi Hendra

2. Ashlih Dameitry

3. Gibran Hudzaifah

4. Sabrina Adani Katili

5. Yusuf Ridwansyah

6. Linda Studiyanti

7. M. Musyafa

8. Rio Aurrachman

9. Lie

10. Sahabat Karafuru (selain 9 tadi) yang membaca tulisan ini dan bersedia mengerjakan Pe-eRnya…

Target Tercapai Lebih Cepat

basmallah

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Alhamdulillah, tulisan sebelumnya (13 Sifat Laki-Laki yang Nggak disukai perempuan) menjadi tulisan ke-55. Padahal (kalo Sahabat Karafuru baca postingan pertama) 55 tulisan itu adalah target Karafuru San yang tadinya ingin dicapai dalam waktu setahun. Eh, ternyata malah tercapai lebih cepat (6 bulan kurang 8 hari)…

Kenapa bisa gitu?

Alasannya, selain keinginan yang kuat adalah apa yang Karafuru San inginkan TERTULIS. Seandainya target itu nggak ditulis, bukan nggak mungkin targetnya gagal tercapai…

Mau tau keajaiban dibalik menuliskan impian-impian kita? Sabar, ya… Karafuru San lagi ‘bersemedi’ dulu…

(Ceritanya nyari impian sebanyak mungkin setelah beberapa hari yang lalu dapat video dari sahabat di Jepang yang berhasil mencapai 146 impiannya setelah ia MENULIS semua impian itu…)

Tunggu, ya… Insya Allah…

Wassalamu’alaykum Wr. Wb…

padang bunga

Kenapa Harus ‘Petualang Dunia’?

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

 

Ternyata banyak juga beberapa yang nanggepin Perubahan ‘Dunia Sarung’ jadi ‘Petualang Dunia’. Jadi biar semuanya jelas, Insya Allah akan dikupas di sini…

Dulu saat tema “Karafuru World” alias “Colorful World” masih nggak jelas, banyak banget di blog ini yang jauh dari topik ‘colorful’ atau ‘world’, termasuk penamaan link. Salah satu link itu adalah link yang sekarang namanya jadi ‘Petualang Dunia’

Pas waktu dulu (alaaah… Padahal baru 2 mingguan), ‘Petualang Dunia’ pertama kali dikasih nama ‘Gamais ITB’ karena anggotanya masih dari Gamais ITB. Tapi karena ternyata mulai bermunculan anggota-anggota baru, biar nggak ada kesan eksklusif karena link-nya dipisah-pisah makanya diubah jadi ‘Dunia Sarung’. Namun setelah berpikir dengan alasan yang sama ditambah impian semakin heterogennya para ‘Pengunjung Dunia’, akhirnya nama linknya diubah jadi ‘Petualang Dunia’. Sebetulnya ‘Petualang Dunia’ di sini bukan berarti petualang-petualang yang dilahirkan atau berharap dari dunia, melainkan petualang-petualang yang saat ini hidup di dunia dengan mengharapkan sebuah kebahagiaan di akhirat alias ‘Dunia yang sebenarnya’.

Pasti sekarang malah ganti pertanyaan, “Kok yang gituan aja musti dibahas?” Sssst, walaupun terkesan nggak penting, NAMA adalah DOA. Padahal kita tahu, DOA itu adalah IMPIAN dan HARAPAN manusia. Jadi seberapa penting kita memimpikan atau mengharapkan sesuatu bisa dilihat dari seberapa penting kita berdoa, yang ujungnya seberapa penting memberi nama (apapun itu). Sama seperti seberapa penting blog ini diberi nama karafuruworld (Mau tahu kenapa nama blognya gitu? klik di sini)

 

Semoga para petualang-petualang menghadapi petualangannya yang luar biasa dengan mengharap ridho-Nya untuk berbahagia di ‘Dunia yang sebenarnya’ nanti…

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

Malaysia, Membangun Mimpi

Assalmu’alaykum WR. Wb.

Akhirnya untuk yang pertama kalinya bisa menulis tentang dunia. Yeah! Blog ini kan bertitel KarafuruWorld. Jadi, nggak enak kalau nggak ngebahas tantang dunia. Untuk tulisan pertama, kita mulai dengan tetangga kita, Malaysia.

Masih ingat jargon Malaysia yang sering muncul di iklan televisi kita sepanjang tahun 2007 kemarin? Yup, “Malaysia, Truly Asia”. Sejak tahun kemarin Malaysia memang mulai menggencarkan untuk membangun mimpi sebagai ‘Asia yang Sebenarnya’ dengan memantapkan sektor pariwasatanya. Terbukti, angka pendapatan devisa dari sektor pariwisata, khususnya dari wisatawan asing, meningkat sepanjang tahun 2007 (Nggak percaya? Coba cek situs resminya).

Tahun ini, Malaysia kembali membangun impian dengan meluncurkan sebuah film kartun berjudul ‘Bola Kampung’ (sudah tayang di Malaysia sono). Loh, membangun impian dengan film kartun? Kok bisa? Ya! Dalam hal ini Malaysia memang cerdas. Mereka bisa belajar dari Jepang yang sukses merealisasikan mimpinya dari komik Captain Tsubasa.

Captain Tsubasa merupakan salah satu dari beberapa komik yang membangkitkan semangat rakyat Jepang di beberapa aspek dalam beberapa dekade terakhir ini. Aspek yang terlihat di antaranya adalah dunia perkomikan. Dulu, sebelum komik Detective Conan atau Naruto bisa kita baca seperti sekarang ini, yang memonopoli dunia adalah komik terbitan Marvel atau DC Comics, yang notabene milik Amrik. Tapi setelah pemerintah Jepang concern untuk membatasi impor komik asing dan gencar mempublikasikan komik-komik dalam negeri (termasuk Captain Tsubasa) sekarang ini kayaknya nggak ada satu orang pun yang nggak tau satuuu aja tokoh komik Jepang. Saat ini menjadi komikus adalah salah satu kebanggaan di negeri sakura itu. Ada impian-impian besar yang setidaknya hampir direalisasikan (khususnya dari komik Doraemon dan Captain Tsubasa). Diyakini hingga saat ini, kedua komik itu yang membangkitkan semangat ala samurai yang muncul dalam diri orang-orang Jepang untuk berprestasi di bidang robotika dan bidang olahraga sepakbola. Hasilnya? Baru-baru ini ditemukan robot yang bisa memperlihatkan ekspresi yang berbeda tergantung dari kondisi sekitarnya. Jangan lupa, dalam persepakbolaan, dalam satu dekade terakhir, Jepang adalah macan Asia yang menjadi langganan Piala Dunia.

Balik lagi ke Malaysia, ada wacana yang beredar kalau negara beribukota Kuala Lumpur itu akan membatasi rakyatnya terhadap kebudayaan asing, khususnya komik-komik atau film kartun yang beredar. Artinya, jika itu memang benar-benar terjadi, ada kemungkinan Malaysia siap mengulangi kesuksesan Jepang yang berhasil membangun impiannya. Tak hanya itu, Malaysia pun sepertinya siap untuk melahirkan komikus-komikus yang siap bersaing di mata dunia.

Dengan film kartun ‘Bola Kampung’-nya, diharapkan semangat yang sama muncul. Patut dicatat, dulu Indonesia sering banget mengalahkan Malaysia dalam pertandingan sepakbola. Tapi akhir-akhir ini kayaknya hasil seri lebih sering didapat.

Terlepas dari polemik yang terjadi antara Indonesia dengan Malaysia akhir-akhir ini, sepertinya kita dan pemerintah kita harus mengambil pelajaran penting dari impian yang ingin diraih Malaysia. Semoga program Visit Indonesia 2008 adalah langkah awal kita untuk bisa bersaing di mata dunia…


(Sssst… Sekarang film kartun ‘Bola Kampung’ tayang di TPI, lho! Mau lihat kualitas kartun Malaysia? Bisa coba dicek…)

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.