Modal buat menulis…

basmallah2

Assalamu’alaykum…

(Diadaptasi dari tulisannya Denli)
Untuk memulai menulis, banyak metodenya. Salah satu metode terbaik buat memulai adalah dengan cara berfikir. Soalnya cara berfikir itu yang menentukan bakal kemana arah tulisan kita nantinya.

Metode berfikir ada 2, metode linear/vertikal dan metode linear… Bahas satu2, yuk!

1. Vertikal/linear

Metode berfikir yang ini adalah Cara pandang yang bikin seseorang berfikir secara realita dan fakta.

2. Lateral (Out of box)

Nah, kalo yang ini adalah cara pandang yang berada di luar kebiasaan.

Tau bedanya? Coba jawab dua pertanyaan ini… (sebelum liat pembahasannya di akhir)
Pertanyaan a. Ada seseorang yang ngeliat jendela di lantai 10 suatu gedung, lalu tiba-tiba lompat dan nggak mati. Kenapa??

Pertanyaan b. Andai aku punya sayap, maka…
Udah dijawab? Hm… Ini pembahasan simple-nya…

Pembahasan  a.

Kalo jawaban sahabat Karafuru lebih ke “Ada kasur dibawah”, atau “diselamatkan spiderman”, atau ” jawaban yang semacam itu, berarti jawab sahabat lebih ke pemikiran linear.
Tapi kalo jawabannya “Loncatnya ke dalam ruangan” atau “Lantai 1 – 9 ada di bawah tanah” artinya berfikir lateral (out of box).

Pembahasan b.

Kalo jawabannya “aku bisa terbang”, atau “aku bisa nganter ibu ke pasar” atau apapun sejenisnya, itu jawaban linear.

Taip kalo jawabannya “aku bakal Susah pakai baju”, atau “kalo ke sekolah aku bakal susah duduk”, dan lainnya, itu udah berfikir out of box.

Setiap kita berfikir out of box, maka setiap itulah peluang kita akan semakin besar untuk meluangkan ide yang berbeda dengan yang lain… Ga percaya? Coba, deh…

==============================================

Just remember this things:

1. Fokus pada otoritas, jangan menulis segala hal

2 . Seseorang dikatakan intelektual publik, jika sudah jadi referensi publik

3. Menulis segala hal membuat seseorang tidak menjadi intelektual publik, tetapi terjebak menjadi intelektual selebritis (the more public he is, the less intellectual)

-Publik tidak selalu ingin yang mendalam , tapi yang meragam-

3 responses to “Modal buat menulis…

  1. duh saiah terserang writer’s block…………..

    bagaimana iniiii??????

    plot…nya hancurrr!!!!

    >>Itu bagian dari proses… Karafuru San juga sering tu kena Writer’s Block… Musti konsisten Teh Lia…

  2. wah, betul kang, saya rasa saya nulis terlalu ngacapruk
    makasih tipsnya.
    Boleh kopi.paste buat di buletin kelas ya?
    Nuhun

    >>Hm… Musti ada plot, si, Kang Yorga… ^_^
    Oh. silakan! Silakan! Smoga bisa bermanfaat..
    Salam buat Kang Pasca, ya…

  3. assalamu’alaykum wr wb

    ha?
    emang ada yang seperti itu ya?
    yang saya tau cuma rumus menulis: MULAI!!!
    doanya pun begini: ALLAHUMMA PAKSAKEUN! (Sunda Only)

    >>’Alaykum salam…
    Oh, ada, donk…
    Tapi, Iya juga, sih… Mending “MULAI”, dan “PAKSAKAN!” ^_^
    Hayo… Hindari main2 sama doa….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s