Bahaya Minum Sambil Berdiri

basmallah
Assalamu’alaykum…

Menurut Ibnul Qoyyim (seorang ulama yang juga pakar kesehatan dalam Islam), ada beberapa akibat buruk kalau minum sambil berdiri. Selain nggak bakal bisa memberikan kesegaran pada tubuh secara optimal, air yang masuk kedalam tubuh akan cepat turun ke organ tubuh bagian bawah. Hal ini dikarenakan air yang dikonsumsi nggak tertampung di dalam lambung yang nantinya akan dipompa oleh jantung untuk disalurkan keseluruh organ-organ tubuh. Karena itu air nggak akan menyebar ke organ-organ tubuh yang lain. Padahal menurut ilmu kedokteran,delapan puluh persen lebih dari tubuh manusia terdiri dari zat cair.

Tulang-tulangpun bahkan mengandung air sebanyak tiga puluh sampai empat puluh persen. Kalau pembuangan air dari dalam tubuh lebih besar daripada pemasukannya, maka bakal dehidrasi (kekurangan zat cair dalam tubuh). Begitu juga kadar air dalam jaringan tubuh diatur dengan nggak tepat. Jika terdapat selisih sepuluh persen saja maka gejala-gejala serius akan timbul. Kalau selisih ini mencapai dua puluh persen maka seseirang bisa mati.

Sistem Pencernaan

Terus, apa efek lainnya kalau tetap minum nggak duduk?

Jadi begini, pada dasarnya air yang masuk dengan cara duduk (minum duduk) akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum bakal disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Nah, Jika kita minum sambil berdiri, Air yang kita minum, akan masuk ke tubuh tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya.

Sekarang, apakah kita masih mau minum berdiri?

(sumber : Ensiklopedia Islam – Islam dan Science)

Modal buat menulis…

basmallah2

Assalamu’alaykum…

(Diadaptasi dari tulisannya Denli)
Untuk memulai menulis, banyak metodenya. Salah satu metode terbaik buat memulai adalah dengan cara berfikir. Soalnya cara berfikir itu yang menentukan bakal kemana arah tulisan kita nantinya.

Metode berfikir ada 2, metode linear/vertikal dan metode linear… Bahas satu2, yuk!

1. Vertikal/linear

Metode berfikir yang ini adalah Cara pandang yang bikin seseorang berfikir secara realita dan fakta.

2. Lateral (Out of box)

Nah, kalo yang ini adalah cara pandang yang berada di luar kebiasaan.

Tau bedanya? Coba jawab dua pertanyaan ini… (sebelum liat pembahasannya di akhir)
Pertanyaan a. Ada seseorang yang ngeliat jendela di lantai 10 suatu gedung, lalu tiba-tiba lompat dan nggak mati. Kenapa??

Pertanyaan b. Andai aku punya sayap, maka…
Udah dijawab? Hm… Ini pembahasan simple-nya…

Pembahasan  a.

Kalo jawaban sahabat Karafuru lebih ke “Ada kasur dibawah”, atau “diselamatkan spiderman”, atau ” jawaban yang semacam itu, berarti jawab sahabat lebih ke pemikiran linear.
Tapi kalo jawabannya “Loncatnya ke dalam ruangan” atau “Lantai 1 – 9 ada di bawah tanah” artinya berfikir lateral (out of box).

Pembahasan b.

Kalo jawabannya “aku bisa terbang”, atau “aku bisa nganter ibu ke pasar” atau apapun sejenisnya, itu jawaban linear.

Taip kalo jawabannya “aku bakal Susah pakai baju”, atau “kalo ke sekolah aku bakal susah duduk”, dan lainnya, itu udah berfikir out of box.

Setiap kita berfikir out of box, maka setiap itulah peluang kita akan semakin besar untuk meluangkan ide yang berbeda dengan yang lain… Ga percaya? Coba, deh…

==============================================

Just remember this things:

1. Fokus pada otoritas, jangan menulis segala hal

2 . Seseorang dikatakan intelektual publik, jika sudah jadi referensi publik

3. Menulis segala hal membuat seseorang tidak menjadi intelektual publik, tetapi terjebak menjadi intelektual selebritis (the more public he is, the less intellectual)

-Publik tidak selalu ingin yang mendalam , tapi yang meragam-

RAHASIA DIBALIK MIND MAP

basmallah

Assalamu’alaykum…
Alhamdulillah, setelah sakit beberapa pekan, Karafuru San kembali bisa menulis…
Smoga tulisan ini menjadi awal kebangkitan Karafuru San (walah walah… Emang vampire, ya?)

Tulisan kali ini adalah tentang Mind Map. Pernah dengar?

Ya, mind map merupakan sebuah cara yang mudah untuk meningkatkan kemampuan daya ingat kita. Dengan mind map, kita bisa mengingat apapun lebih mudah. Cuma, pandangan kebanyakan orang tentang mind map adalah untuk menghafal mata kuliah atau mata pelajaran. Padahal mind map bisa digunakan untuk berbagai, hal…
Seperti mengingat siapa temen yang minjem uang (hehehe…) sampai menyiapkan konsep acara.

Tapi, seberapa tahu Sahabat Karafuru tentang rahasia dibalik Mind Map??? Coba cek…

1. Kebanyakan bilang mind map itu musti bagus…
Realitanya, apa yang kita tulis bakal lebih kita inget daripada apa yang orang lain tulis. Berfikir buat minta temen bikinin mind map atau ngehiasnya? Nggak, deh…

2. Kebanyakan bilang Semakin banyak gambar semakin bagus…
Kurang tepat! Semakin banyak gambar justru membuat kita akan lebih terfokus buat menggambar ketimbang mengingat dan memahami… Jadi, jumlah gambar atau hiasannya lebih baik proporsional, jangan sampe nggak ada, tapi jangan juga kebanyakan.

3. Kebanyakan bilang Kata kunci dilingkari atau dibatasi dengan pembatas
Hm… Dengan membatasi kata kuci dengan sebuah (gambar) pembatas membuat pikiran kita mau nggak mau dibatasi juga. Otak nantinya cenderung ‘malas’ untuk mengeksplorasi lebih jauh lagi tentang apa yang kita tulis, lho!

4. Kebanyakan Membuat mind map, setelah selesai, dipajang, lalu dilupakan
Wah, wah, masih inget peribahasa “Bisa karena biasa”? Kalau kita pengen apa yang ada dalam mind map itu teringat terus, hindari, deh, melupakannya, apalagi malah nggak dipajang. Otak alam bawah sadar kita mesti terus dilatih agar nantinya bisa teringat terus… Lebih baik kalau dipajang di tempat2 di mana kita pasti bakal ngeliat itu setiap harinya…

(segitu dulu rahasianya, ntar kalau ada lagi rahasia lain, Insya Allah Karafuru San bagi…)

Last Breath…

basmallah

Assalamu’alaykum…

“Raf, Raf, sini!”

“Huahhh… Apaan, si?”

“Nonton video ini, nih… Nasyid… Bisa mengingatkan tentang kematian…”

“Ah! Nggak! Nggak! Belum siap!!!”

–> Pada akhirnya nonton juga… Dan ternyata, video itu berisikan suatu lagu yang liriknya bener2 dahsyat…

Nasyid Ahmed Bukhatir, dengan judul : Last Breath…

From those around I hear a Cry,
A muffled sob, a Hopeless sigh,
I hear their footsteps leaving slow,
And then I know my soul must Fly!
A chilly wind begins to blow,
within my soul, from Head to Toe,
And then, Last Breath escapes my lips,
It’s Time to leave. And I must Go!
So, it is True (But it’s too Late)
They said: Each soul has its Given Date,
When it must leave its body’s core,
And meet with its Eternal Fate.

Oh mark the words that I do say,
Who knows? Tomorrow could be your Day,
At last, it comes to Heaven or Hell
Decide which now, Do NOT delay !
Come on my brothers let’s pray
Decide which now, Do NOT delay !

Oh God! Oh God! I cannot see !
My eyes are Blind! Am I still Me
Or has my soul been led astray,
And forced to pay a Priceless Fee
Alas to Dust we all return,
Some shall rejoice, while others burn,
If only I knew that before
The line grew short, and came my Turn!
And now, as beneath the sod
They lay me (with my record flawed),
They cry, not knowing I cry worse,
For, they go home, I face my God!

Oh mark the words that I do say,
Who knows, Tomorrow could be your Day,
At last, it comes to Heaven or Hell
Decide which now, Do NOT delay !
Come on my brothers let’s pray
Decide which now, do not delay ….

menyesal

Sangatsu Kokonoka

basmallah2

Assalamu’alaykum….

Maret telah tiba… Bulan yang nggak bisa dilukiskan dengan kata-kata… Hanya barisan larik ini yang bisa menuliskannya…

In the middle of this drifting season
I suddenly feel the length of the days
In the midst of these quickly-passing days
You and I dream away

With my feelings on the March wind
The cherry blossom buds continue on into spring

The overflowing drops of light
One by one warm the morning
Beside you, I’m a little embarrassed
After a huge yawn

I’m standing at the door to a new world
What I’ve realized is that I’m not alone

If I close my eyes
You’re behind my eyelids
How strong has that made me?
I hope I’m the same for you

The dusty whirlwind
Tangled up the laundry, but
The white moon in the morning sky
Was so beautiful, I couldn’t look away

There are things that don’t go the way I planned
But if I look up to the sky, even they seem small

The blue sky is cold and clear
The fluffy clouds float by quietly
If I can share with you the joy
Of waiting for the flowers to bloom, I’ll be happy

From now on, I want you to be quietly smiling beside me

If I close my eyes
You’re behind my eyelids
How strong has that made me?
I hope I’m the same for you

Text aslinya…

Nagareru kisetsu no mannaka de
Futo hi no nagasa wo kanjimasu
Sewashiku sugiru hibi no naka ni
Watashi to anata de yume wo egaku
Sangatsu no kaze ni omoi wo nosete
Sakura no tsubomi wa haru e to tsuzukimasu
Afuredasu hikari no tsubu ga
Sukoshi zutsu asa wo atatamemasu
Ookina akubi wo shita ato ni
Sukoshi tereteru anata no yoko de
Arata na sekai no iriguchi ni tachi
Kizuita koto wa hitori ja naitte koto
Hitomi wo tojireba anata ga
Mabuta no ura ni iru koto de
Dore hodo tsuyoku nareta deshou
Anata ni totte watashi mo sou de aritai
Sunabokori hakobu tsumujikaze
Sentakumono ni karamarimasu ga
Hirumae no sora no shiroi tsuki wa
Nandaka kirei de mitoremashita
Umaku wa ikanu koto mo aru keredo
Ten wo aogeba sore sae chiisakute
Aoi sora wa rin to sunde
Hitsujigumo wa shizuka ni yureru
Hanasaku wo matsu yorokobi wo
Wakachiaeru no de areba sore wa shiawase
Kono saki mo tonari de sotto hohoende

(larik lagu dari Remioromen, OST 1 Litre of Tears)