Dari Sebuah Pernikahan

basmallah

Assalamu’alaykum…

Hari ini Karafuru San diundang ke sebuah pernikahan… (Hayooo! Tebak diundangnya sebagai apa???)

Ternyata ada sesuatu yang berbeda pada pernikahan kali ini dibanding pernikahan2 sebelumnya yang pernah Karafuru San datangi… Apa aja perbedaannya?? Tengok, yuk!

  • Nggak nyampurnya tamu pria dan wanita

Saat menyalami mempelai, ada giliran (tamu pria dulu, baru wanita… dan sebaliknya). Trus juga ada dua tangga yang membedakan jalur keluar masuk (satu untuk tamu pria, satu lagi wanita).

  • Adanya hijab

Hijab tu maksudnya sekat, yang memisahkan. Tujuannya biar nggak sama2 cule, dll… ^_^!

Pas di sana juga ada, lho! Bahkan untuk tempat ngambil makanannya pun dipisah. Good…

  • Adanya menghindari jabat tangan dengan yang bukan muhrim

Setuju, la, ya???

  • Nggak berdasarkan hari

Maksudnya nggak berdasarkan hari baik atau buruk… Kan ada, tu, menikah sengaja di hari tertentu gara2 percaya kalo di hari itu baik, atau sengaja menghindar di hari tertentu biar bisa terhindar dari kesialan… Aih, itu mah, syirik… Tapi kalo sengaja ngambil tanggak di hari tertentu biar bisa dikenang, atau biar banyak orang dateng, boleh2 aja… ^_^!

  • Nggak ada hiburan yang megah2 amat plus tontonan yang ‘berbahaya’

Nggak ada tontonan seronok Atau musik yang membuat lupa kepada Allah… Yang ada, nasyid… Ssst, Karafuru San tampil juga, lho! ^_^!

  • Adanya undangan buat orang2 yang kurang mampu

Ada tamu undangan dari Kampung 200 yang sengaja diundang. Selain menambah keberkahan, juga Insya Allah menambah pahala… Setuju?

——

Ternyata semuanya dilakukan bertujuan untuk menjadikan prosesi pernikahan yang sesuai dengan syariat Islam… Hasilnya?? Luar biasa! Best wedding that I’ve ever attended!!!

Mau mencoba pernikahan yang seperti itu? Selamat mencoba..

Just a Glimmer Hope from Karafuruworld...

FaceBook, Status, dan Kontroversi

Assalamu’alaykum…

Keesaan hanya milik Allah, Nabi Muhammad adalah utusan-Nya…

Teruntuk kakak2 yang saya hormati

Teruntuk teman2 (angkatan 2007) yang saya banggakan,

Teruntuk adik2 yang kk cintai, (kalimat2 barusan kalo diucapkan serasa kembali ke masa2 SMP… ^_^)

mungkin di antara kalian ada yang pernah berkunjung ke FaceBook (FB) seorang Araf Pratamanaim dan menemukan sebuah status yang pada akhirnya (ternyata) menghasilkan sebuah kontroversi (perdebatan) yang (denger2) cukup gede. Kalau dipikir2… Iya juga, sih… Gila! 2007 udah Ta’aruf!! Keren abis!!! ^_^!

Setelah proses tabayyun (pencarian kebenaran) dari beberapa sahabat2 (pasti salah satunya ada di antara kalian), seorang Araf harus mengkonfirmasi kalau status yang ditulisnya bukanlah seperti apa yang dikira opini publik. Tapi, Seorang Araf, yang memang sejak dulu (kayaknya) paling hobi bikin kalimat bersayap, menjelaskannya hanya dengan kalimat-kalimat yang masih ambigu (dalam responnya). Sehingga apa yang dimaksudkannya nggak sampe…

Alhamdulillah, Allah mengingatkan via sahabat2 (pastinya lagi, ada di antara kalian)…

“…Raf, ta’aruf tu, walaupun secara harfiah artinya global (Mengenal dan membangun hubungan), tapi implementasinya (pengaplikasiannya) saat ini udah menyempit mengarah ke pengenalan ‘calon’…”

“…Saat seorang aktifis terlalu menggembar-gemborkan data dirinya (foto, profil, dsb) atau menghitamkan apa yang seharusnya tidak hitam, atau sengaja menyebutkan kalau dirinya hitam, maka semua hal itu bisa menjadi sarana pemanfaatan orang-orang/oknum tertentu…”

“…Kang Araf, kabar itu udah heboh di temen-temen FB, lho…” (kurang lebih kalimat2nya seperti itu, maaf ga bisa persis banget… ^_^!)

Astaghfirullah… Ternyata… Hanya dari sebuah status yang kecil, bisa menjadi sangat besar, bahkan bisa mengarahkan opini publik ke arah yang justru nggak dimaksudkan sebelumnya!!! Smoga, kejadian ini nggak terulang… Smoga media FB (yang kita gunakan) bisa kita gunakan sebagai media positif, bukan sebaliknya…

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sebetulnya ta’aruf yang dimaksud seorang Araf itu adalah yang ini, seperti yang dilantunkan EdCoustic dalam lagunya (yang saat ini menjadi top hits di KarafuruRadio), AKU INGIN MENCINTAIMU…

AKU INGIN MENCINTAIMU

Tuhan, betapa aku malu atas semua yang Kau beri

padahal diriku terlalu sering membuatMu kecewa

Entah mungkin karna ku terlena

Sementara Engkau beri aku kesempatan berulangkali

agar aku kembali…

Dalam fitrahku s’bagai manusia untuk menghambakanMu

Betapa tak ada apa-apanya aku di hadapanMu

Aku ingin mencintaiMu, setulusnya, sebenar-benar aku cinta

dalam doa, dalam ucapan, dalam setiap langkahku

Aku ingin mendekatimu selamanya, sehina apapun diriku

ku berharap untuk bertemu denganMu, yang Rabbi

…….

Itulah, makna Ta’aruf yang sebenarnya dalam status seorang Araf… (soalnya kalo ada sahabat2 yang jeli, huruf ‘D’ dalam kata ‘Dia’ itu apostrof (huruf gede), lho!) Jadi bukan seperti apa kata opini publik… Kalaupun ta’aruf yang ‘itu’… Alhamdulillah sudah ada, kok…

EITS! Jangan bikin opini publik yang baru!!! ‘Sudah ada’ maksudnya, Allah sudah menyiapkannya, entah siapa… Yang jelas, yang saat ini harus seorang Araf Pratamanaim lakukan adalah berusaha memberi yang terbaik dalam setiap amalannya, berusaha menaikkan tingkat derajatnya di sisi-Nya, juga meraih ridho-Nya… Mudah? Kata siapa??? Tapi, saat garis start sudah dilalui ke arah kebaikan-kebaikan itu, InsyaAllah akan ada kenikmatan yang tiada tara ketika menjalaninya… Sama2 berlomba berbuat kebaikan, yuk!!! ^_^ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mahasuci Allah yang menghadiahkan Rasulullah lisan yang luar biasa… Mahasuci Allah yang juga sebetulnya menghadiahkan kita lisan yang luar biasa, walau kita sendiri yang menjadikannya biasa-biasa saja atau jauh dari kata luar biasa…

Smoga, di detik-detik terakhirnya yang sesaat lagi akan berakhir itu, seorang Araf Pratamanaim bisa lebih bijak lagi dalam mengetik status di FB (khususnya) dan dalam mengutarakan kata demi kata dalam setiap yang terucap (umumnya)…

Manusia itu tak ubahnya seperti teko… Teko hanya mengeluarkan apa yang ada di dalamnya. Jika air di dalamnya kotor, penuh dedak atau tanah, maka yang keluar adalah air yang kotor, berdedak, atau penuh tanah. Sebaliknya, jika air yang di dalamnya bersih, bening, dan menyegarkan, maka yang keluar adalah air yang bersih, bening, dan menyegarkan bagi siapapun yang meminumnya… Setiap kata yang dikeluarkan manusia, menggambarkan seperti apa manusia itu sebenarnya…

Mahabenar Allah yang Mahaagung… Smoga banyak hikmah yang bisa diambil dari secarik guratan hitam di atas putih ini… Dari seseorang yang jauh dari kata sempurna, Araf Pratamanaim, dari KarafuruWorld…

(PS: Sekedar twist, Status yang sekarang kayaknya masih kontroversial, ya…? ^_^!)

Wassalamu’alaykum…

Renungan buat Para Akhwat (dan ikhwan juga)

Karafuru says, ~~Buat Ikhwan juga boleh, ko… ~~

(Renungan buat Para Akhwat oleh Dwina Lubna)

Assalamu’alaykum…

Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa wanita. Tanpa mereka, hati, fikiran, perasaan lelaki akan resah. Masih mencari walaupun sudah ada segala-galanya. Apalagi yang tidak ada di syurga, namun Nabi Adam a.s. Tetap merindukan Siti Hawa.

Kepada wanitalah lelaki memanggil ibu, istri atau puteri. Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki, tetapi kalau lelaki sendiri yang tidak lurus, tidak mungkin mampu hendak meluruskan mereka.

Tak logis kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus. Luruskanlah wanita dengan cara petunjuk Allah, karena mereka diciptakan begitu rupa oleh mereka. Didiklah mereka dengan panduan darinya:
Jangan coba jinakkan mereka dengan harta, nanti mereka semakin liar, jangan
hiburkan mereka dengan kecantikan, nanti mereka semakin menderita,
Yang sementara itu tidak akan menyelesaikan masalah, Kenalkan mereka kepada Allah, Zat Yang Kekal, di situlah kuncinya.

Akal setipis rambutnya, tebalkan dengan ilmu, hati serapuh kaca, kuatkan dengan iman, perasaan selembut sutera, hiasilah dengan akhlak.

Suburkanlah karena dari situlah nanti merka akan nampak penilaian dan keadilan Tuhan. Akan terhibur dan berbahagialah mereka, walaupun tidak jadi
ratu cantik dunia, presiden ataupun perdana mentri negara atau women gladiator. Bisikkan ke telinga mereka bahwa kelembutan bukan suatu kelemahan. Itu bukan diskriminasi Tuhan. Sebaliknya disitulah kasih sayang

Tuhan, karena rahim wanita yang lembut itulah yang mengandungkan lelaki2
wajah: negarawan, karyawan, jutawan dan wan-wan lain.

Tidak akan lahir superman tanpa superwoman. Wanita yang lupa hakikat
kejadiannya, pasti tidak terhibur dan tidak menghiburkan.

Tanpa ilmu, iman dan akhlak, mereka bukan saja tidak bisa diluruskan, bahkan
mereka pula membengkokkan.

Lebih banyak lelaki yang dirusakkan oleh perempuan daripada perempuan yang
dirusakkan oleh lelaki. Sebodoh-bodoh perempuan pun bisa menundukkan sepandai-pandai lelaki.

Itulah akibatnya apabila wanita tidak kenal Tuhan. Mereka tidak akan kenal
diri mereka sendiri, apalagi mengenal lelaki. Kini bukan saja banyak boss telah kehilangan secretary, bahkan anakpun akan kehilangan ibu, suami kehilangan istri dan bapa akan kehilangan puteri.

Bila wanita durhaka dunia akan huru-hara. Bila tulang rusuk patah, rusaklah
jantung, hati dan limpa.

Karafuru Was Just Born

Assalamu’alaykum…

Alhamdulillah… Finally we have a new friend in Karafuru World!

She was just born when I woke up at 3 (actually because I forgot to shut down the computer… Sssst! Don’t tell anyone, especially to her) on 12-02-09 in another part of KarafuruWorld, KarafuruDragon. This is the part where Dragon can live. And actually, of course, you are absolutely able to adopt a dragon egg there!!! (Why don’t you try? Experiences are there, waiting for you!!)

About her name (why ‘her’? Cause my dragon baby is female), I called her Karafuru, the same name as you, guys, call me Karafuru… Why? Mm… Just wanna make her to have a colorful soul…

Let hope the best for her…

Dragonadopters

Karafuru Picture of this Month…

Assalamu’alaykum…

Start from this month, Insya Allah there will be a ‘Karafuru Picture of this Month’ on each month. Actually the picture must have a connection with Karafuru World topic itself…

Hope you agree that this is the best picture that U’ve ever seen on this month.

So… Mm… Ah, just check this one…

Night under the Umbrella - Karafuru version

Night under the Umbrella - Karafuru version

The picture was taken from here by Richard Gramm.

Cinta dan Naga

basmallah

Assalamu’alaykum…

Cinta mengingatkan Karafuru San ke ibu yang selalu berharap-harap cemas saat Karafuru San masih dalam perutnya…
Cinta mengingatkan Karafuru San ke ayah yang mempersiapkan segala sesuatunya hanya untuk kelahiran Karafuru San…
Mereka (saat itu) tak tahu yang akan mereka lahirkan laki-laki atau perempuan… Mereka pun tak tahu akan seperti apa anak mereka nanti…
Tapi tetap, mereka berikan segala yang mereka bisa berikan, dengan penuh cinta…

Karena dua hal itulah yang saat ini Karafuru San rasakan ketika menunggu kelahiran bayi ini…

Ya, saat ini Karafuru San sedang memelihara sebuah telur yang Karafuru San temukan (katanya sih naga, tapi nggak tau bentuknya kayak apa)… Mau temani saat-saat telur ini menetas? Atau mau merasakan apa yang Karafuru San rasakan saat ini?
Dragonadopters
(NB : Walaupun ia belum lahir n masih belum tau jenis kelaminnya, Karafuru San sudah mempersiapkan nama : KarafuruDragon… 🙂 )