Kenalkan Mereka Tentang Alam

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Pulang dari kolamKemarin sore, saya dan dua sepupu yang masih kecil (yang satu kelas satu SD, kakaknya kelas dua SD) pergi ke kolam ikan yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari rumah. Mereka sangat antusias terutama saat melemparkan hu-ut (bahasa Sunda, artinya dedak untuk ikan). Saat pulang, kepuasan mereka terlihat dengan tak henti-hentinya saling melemparkan senyum dan canda. Ya, itulah pengalaman yang belum pernah mereka rasakan selama hidup dan tinggal di kota Ungaran, dekat dengan Semarang.

Pada dasarnya manusia diciptakan dari tanah, yang notabene adalah bagian dari alam. Secara alamiah, kita memiliki kecintaan pada alam. Namun kenyataannya, bukti dari rasa cinta terhadap alam itu akan muncul tergantung dari seberapa besar kita berteman dengan alam.

Masih teringat saat saya menonton sebuah dorama Jepang berjudul Long Love Letter yang menceritakan tentang kondisi bumi yang sangat mengerikan pada beberapa puluh tahun ke depan. Kondisi mengerikan yang paling terlihat (dalam dorama Long Love Letter) adalah tidak adanya air, sebagai akibat dari ulah manusia yang sejak dulu acuh tak acuh terhadap lingkungannya.

Satu hal yang pernah kita pelajari adalah adanya siklus (daur ulang air) yang tidak mungkin membuat air habis. Tapi… Jika melihat pada kenyataan saat ini, dengan luas area hutan yang makin berkurang, dengan banyaknya sampah yang tak terurus, dengan semakin banyaknya manusia yang tak peduli tentang lingkungan, apakah kita yakin bumi kita masih layak ditempati beberapa dekade ke depan?

Generasi kita dan generasi-generasi berikutnya harus paham tentang seberapa penting alam bagi kita. Dua kegiatan ala Karafuru San ini bisa kita coba untuk diaplikasikan bagi kita, dan bisa diajarkan bagi adik-adik kita atau anak-anak kita nantinya…

 

1.      Melakukan jalan-jalan ke alam secara rutin

Ini adalah kegiatan yang komplit. Selain sebagai bentuk perkenalan pada alam, juga bentuk olahraga!

Aplikasi untuk kita : Lebih asyik kalau bareng-bareng keluarga, teman, apalagi sahabat-sahabat dekat. Araf Pratamanaim

 Soalnya, di sini kita bisa tahu seperti apa mereka ‘yang sebenarnya’.

Aplikasi untuk adik-adik atau anak-anak kita nantinya : Akan lebih baik sambil diadakan games agar perjalanannya semakin menyenangkan di mata mereka. 

 

 

 

2.    Merawat kebun, halaman rumah, kolam ikan, dan sejenisnya kalau ada

Ini efektif! Kita (atau adik-adik dan anak-anak kita) langsung menghadapi bagian kecil dari alam dan mempelajari bagaimana cara merawatnya. Walaupun saat ini mungkin saja kita enggan, tapi jika dibiasakan, hal itu justru malah akan menimbulkan kesenangan. Ingat, pada dasarnya kita adalah manusia yang memiliki kecintaan tentang alam.

Aplikasinya : bisa dengan apa yang bakal diperoleh kalau kegiatan itu selesai, misalnya dengan mendapatkan hadiah yang jenisnya bisa ditentukan sendiri.

Semoga kecintaan kita, adik-adik kita, atau anak-anak kita nantinya terhadap alam dapat terus tumbuh seiring dengan dilakukannya kegiatan-kegiatan di atas sebagai bentuk aplikasi dari berteman dengan alam.

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s