Assalamu’alaykum Wr. Wb.
Beberapa menit yang lalu (sebelum jadi ide postingan ini), Karafuru San beli roti, dan langsung disimpan di dekat lemari di kamar. Roti itu dibeli sebagai aksesoris ‘menu hari ini’ (hayooo…. Penasaran, nggak? Menunya apa coba…?) yang mau dibikin. Karena pancinya belum dicuci, terpaksa nyuci dulu. Eh, setelah balik lagi ke kamar, lupa! Dengan setengah teriak, “Tadi mau ngapain, ya?” Dengan kondisi lupa itu akhirnya diputuskan untuk ngerjain tugas kuliah. Lagi enak-enaknya ngerjain tugas, tangan kesenggol sesuatu: R-O-T-I!!! Seketika inget, langsung… Bikin ‘menu’!!!
(Alhamdulillah ‘menu’nya sudah jadi, makanya bisa langsung nulis ini…)
Apa yang barusan dialami Karafuru San adalah salah satu contoh hilang ingatan sesaat (bahasa kerennya : Anterograde Amnesia). Pada dasarnya, seseorang yang hilang ingatan sesaat memiliki kemungkinan ke-nggak-mampuan ingatan jangka pendeknya diubah jadi ingatan angka panjang. Kalau disebut urutan kejadiannya di otak bakal lama, mending lihat di sini.
Penyebab Hilang ingatan sesaat lumayan banyak, tapi Karafuru San membagi jadi 4 aja:
- Penyakit bawaan.
Faktor gen berpengaruh di sini. Kalo ada kakek, nenek, ayah, atau ibu punya kebiasaan mudah hilang ingatan sesaat, ada kemungkinan itu bisa menurun ke kita.
- Kepala sering terbentur.
Jangan salah, semakin sering terbentur, semakin terbuka peluang aktivitas listrik di sel otak yang nggak jalan akibat adanya saluran saraf yang mengalami gangguan.
- Terlalu sering makan tahu.
Tenang, Professor Eef Hogervorst dari Loughborough University mengatakan dalam penelitiannya, hal itu baru berlaku untuk manula (di atas 60 tahunan)akibat senyawa phytoestrogen yang terkandung pada tahu. Nggak ada salahnya untuk mengurangi konsumsi tahu dari sekarang… (Hiks… Salah satu makanan favorit Karafuru San…)
Hati-hati buat yang sering marah, ngomel-ngomel alias menggerutu, sebal, kesal, dll, karena apa yang mereka lakukan itu adalah salah satu penyebab yang bisa bikin hilang ingatan sesaat. Kok bisa? Nggak lain karena aktivitas-aktivitas itu merupakan aktivitas yang mampu menaikkan tekanan darah. Tekanan darah yang terlalu tinggi bisa mengakibatkan proses aliran darah kurang proporsional, termasuk aliran darah di otak. Itu membuat aktivitas listrik di sel otak pun nggak 100%. Nggak ada salahnya untuk menahan amarah dan ngomel-ngomel… Diganti dengan sebuah senyuman bakalan lebih enak dipandang, bukan?
Semoga kita yang saat ini masih diberi anugerah untuk mengingat, bisa memanfaatkan anugerah ini dalam berbagai kebaikan!
Wassalamu’alaykum Wr. Wb.
Filed under: Article, Kesehatan | Tagged: Anterograde Amnesia, Faktor Penyebab Amnesia sesaat, Kepala terbentur, Marah, Ngomel-ngomel, Profesor Eef Hogervost, Terlalu sering makan tahu










ada satu penyebab lagi loh…. yaitu:
lagi kasmaran…
>>Eits! apa maksud, nih? hohoho..
Lalu penawar / obatnya agar sembuh gimana..karena saya sering mengalaminya T_T
>>Musti ada stimulus biar nggak gampang lupa.. Misal : Kalo ada hal2 yang penting dicatat, minta keluarga (atau siapapun) buat ngingetin sesuatu… Makanan kayaknya juga mesti dijaga. Soalnya dari beberapa penelitian, beberapa zat justru ada yang mengakibatkan menurunnya kemampuan otak mengingat sesuatu… Oke? ^_^